Dan di sudut tunggu, aku mengalkulasi rindu
dengan jemari waktu
namun, semakin kuhitung derai biru yang menganak sungai di palung kalbu
semakin lebat hujan pilu genangi kamar hatiku
dengan jemari waktu
namun, semakin kuhitung derai biru yang menganak sungai di palung kalbu
semakin lebat hujan pilu genangi kamar hatiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar