Senin, 03 Februari 2014

Harus Kumulai Dari Mana?



Aku ingin menjadi seorang penulis, tapi aku selalu bingung kapan dan di mana aku harus memulainya? Apa kau punya jawabnya atas tanyaku itu? Nah, lo? Ikutan bingung juga kan, lo? Huahahaha… Ya sudah, kalau begitu sebelum semuanya kumulai, mari kita berbingung-bingung ria terlebih dahulu sembari menonton Anak-Anak Manusia. Kan lumayan bisa sedikit melenturkan otot dan otak dengan menyimak tingkah laku Si Ncun yang super duper polos dan lugu, gampang dikadalin oleh Si Mardhani, sang suami Ncun yang punya seribu akal jail menggelikan tapi selalu gagal menuai kesuksesan atas segala siasat sinting yang ia jalankan dengan salah kaprah, yang menjadikannya selalu menelan bulat-bulat pribahasa “Senjata Makan Tuan”. Huahahaha…
        Waduuuhhh… Kok, tetap belum nemplok di kepala ya segerombolan ide dan gagasan yang gemilang untuk kutuangkan ke dalam cawan imaji. Gimana ini? Kamu punya solusi? Hmmm… Sepertinya kepala kamu juga lagi kepentok Si Komo ya? Yaaa, gimana donk ini urusan Sang Calon Penulis Cantik yang Unyu-Unyu kalau semuanya masih tersesat di Gang Buntu No.10? Mungkin sebaiknya kita singgah sejenak di gang ini, sembari menghirup sejuknya semilir angin malam yang merebakkan sejuta aroma sastra di seantero taman khayalan yang telah sekian lama tak terjamah bibir hujan. Hehehe… Ya sudah dech, sekarang aku mau rehat dulu ya, kamu juga donk, ya? Biar esok, kita sama-sama kembali membuka hari dengan seribu kunci ajaib pemberian Dora Emon, tuk bisa mengeluarkan segerombolan imaji yang berserak di relung benak. Mari berdoa, semoga semua niat dan hasrat suci kita berbuah kenyataan yang membahagiakan. Amin ya robbal alamin…







Tidak ada komentar:

Posting Komentar