Aku ingin
menjadi seorang penulis, tapi aku selalu bingung kapan dan di mana aku harus
memulainya? Apa kau punya jawabnya atas tanyaku itu? Nah, lo? Ikutan bingung
juga kan, lo? Huahahaha… Ya sudah, kalau begitu sebelum semuanya kumulai, mari
kita berbingung-bingung ria terlebih dahulu sembari menonton Anak-Anak Manusia. Kan lumayan bisa
sedikit melenturkan otot dan otak dengan menyimak tingkah laku Si Ncun yang
super duper polos dan lugu, gampang dikadalin oleh Si Mardhani, sang suami Ncun
yang punya seribu akal jail menggelikan tapi selalu gagal menuai kesuksesan
atas segala siasat sinting yang ia jalankan dengan salah kaprah, yang
menjadikannya selalu menelan bulat-bulat pribahasa “Senjata Makan Tuan”.
Huahahaha…
Waduuuhhh… Kok, tetap belum nemplok di kepala ya segerombolan ide
dan gagasan yang gemilang untuk kutuangkan ke dalam cawan imaji. Gimana ini?
Kamu punya solusi? Hmmm… Sepertinya kepala kamu juga lagi kepentok Si Komo ya?
Yaaa, gimana donk ini urusan Sang Calon Penulis Cantik yang Unyu-Unyu kalau
semuanya masih tersesat di Gang Buntu No.10? Mungkin sebaiknya kita singgah
sejenak di gang ini, sembari menghirup sejuknya semilir angin malam yang
merebakkan sejuta aroma sastra di seantero taman khayalan yang telah sekian
lama tak terjamah bibir hujan. Hehehe… Ya sudah dech, sekarang aku mau rehat
dulu ya, kamu juga donk, ya? Biar esok, kita sama-sama kembali membuka hari
dengan seribu kunci ajaib pemberian Dora Emon, tuk bisa mengeluarkan
segerombolan imaji yang berserak di relung benak. Mari berdoa, semoga semua
niat dan hasrat suci kita berbuah kenyataan yang membahagiakan. Amin ya robbal
alamin…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar