Rabu, 22 Juni 2011

Ketika Jiwa Kita Tak Lagi Menyatu II


Sepertinya jiwamu tak lagi menyatu dengan jiwaku
ketika seribu kali kuseru namamu
tak sedetik pun segalamu menoleh
tak sedetik pun nuranimu menyahut
tak kau rasakan getar dawai biola sukmaku
tak kau dengar alunan syahdu senandung rinduku

Ketika jiwa kita tak lagi menyatu
yang ada adalah segudang rindu
dalam belenggu yang tak kunjung bertemu;
resah gundah hingga di ujung lelah
yang menuntut kita tuk mengalah
selepas kuberserah dalam segala munajah

Ketika jiwa kita tak lagi menyatu
yang tersisa adalah seikat pilu
pada bayang-bayang indah kenangan
pada rekah mawar merah penghias taman
juga lukisan yang bersama kita goreskan
di antara ruang dan waktu

: Tetaplah menyatu duhai paruh jiwaku

Ruang Jiwa Di antara Badai Prahara
Created by :Em Je & Riyan El Jameel on Tuesday, June 14, 2011 at 1:42am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar