di kaki malam
nan sunyi mencekam
kini mulai berjatuhan
menyiram kerongkongan bumi
yang kehausan
melumuri ladang-ladang jiwa
yang tandus dan gersang
menggenangi samudera hati
yang surut kasih-sayang
Kini…
kaki malam pun basah
semarak penuh sorak
terguyur gerimis
dengan iramanya
nan syahdu, mempesona
sunyi pun beranjak
membawa jarak
nada dan irama merdu pun
laun berdatang
mengerumuni telinga yang kesepian
Denting bulir-bulir bening itu
kini berpeluk mesra
berangkulan manja
dengan kumandang suci muadzin
di rumah Tuhan
menyambut ramah sang fajar
yang datang tergopoh, gemetar
Anggrek 2, 10 Desember 2010 (03.50 WIB)
Created By: Em Je
Tidak ada komentar:
Posting Komentar