Senin, 23 Mei 2011

Lagi-Lagi Aku Merindu


Begitu kencang angin rindu ini bertiup
menggiring pikirku
tergopoh melaju
menuju bayang sendu wajahmu
yang tertimbun halimun pilu

Tiada penawar mujarab, kecuali pertemuan
bagi dua hati nan gersang, kehausan
dicekik kemarau di musim penghujan
hujan salju kerinduan
yang rinainya tak jua berhenti berjatuhan
terlepas dari tangkai langit kesunyian

Bulir-bulir kangen ini
memandikan hati
menyemprotkan aroma wangi surgawi
segarkan sekujur jiwa yang terbanjiri
tetesan-tetesan liur mentari

Lagi-lagi aku merindu
di antara himpitan keraguan di kalbu
lagi-lagi kutemu oase di titik haru
usai risau itu melilit segalaku

Lantai Kerinduan, 1 Mei 2011
Created by: Em Je

Tidak ada komentar:

Posting Komentar