"Nak, tetaplah engkau berbuat baik
terhadap orang lain
meski ia telah berbuat yang tidak baik
terhadapmu”,
nasehat ayah suatu ketika, semasa hidupnya
“Tetaplah engkau berlaku bajik dan bijak
terhadap siapa pun
walau mereka telah—dengan sengaja atau pun tidak—
membuat hatimu
tercabik dan terkoyak”,
lanjutnya, seraya menyunggingkan senyum hangatnya
“Tak usah kau cemari lahir-batinmu
dengan membersitkan keinginan
tuk menyimpan kedengkian
kebencian, apalagi dendam
kepada sesiapa
yang telah berbuat zalim
terhadapmu
baik dengan cara menampakkan terang-terangan
kezaliman itu
maupun dengan menutupinya
dengan bertingkah pura-pura alim",
sambungnya, sembari menepuk lembut bahuku
Ciputat, 23 Maret 2011 (03.25 WIB)
Created by: Em Je
Tidak ada komentar:
Posting Komentar