Senin, 23 Mei 2011

Sekerat Cinta Berlapis Rindu


Lihatlah dengan seksama
duhai pemuda pemilik kelembutan jiwa
sungguh, inilah mula pertama
dalam ketidaksengajaanku
kutemu sekerat lezat cinta berlapis rindu
kau suguhkan sedemikian tulus, untukku
yang sudah teramat jemu
menyantap janji-janji semu para penipu
atas nama cinta putih tak berdebu
dari waktu ke waktu

Hingga tiba saatnya
Dia Yang Maha Mencinta
menyalakan merah bara asmara
di atas tungku jiwa kita
tuk kita tanak berdua
menu istimewa lainnya
dalam rupa-rupa hidangan bahagia
sebagai penawar lapar
bagi lambung hati
di kala gemetar
menahan perih
menanti asupan nutrisi ruhani
hingga kembali menyelimuti diri
segenap energi ragawi
kuatkan kedua belah kaki
tegak memijak bumi
sigap dan gagah berlari
bersama-sama mengejar putih suci
ridha Ilahi robbi

Duhai pangeran hati
marilah kita berkompetisi
menabung bajik dan bijak amal
sebagai bekal
mencapai babak final
tegar menyusuri lika-liku jalan terjal
sebelum nafas tersenggal
sebelum dijemput ajal
sebelum kita berpulang, tenang
seraya menyungging senyum riang
menuju Dia Yang Maha Penyayang
Sang Muasal
segala ragam keindahan
kehidupan di keabadian
nan kekal

Ciputat, 11 April 2011 (21.36 WIB)
Created By: Em Je

Tidak ada komentar:

Posting Komentar