sejak kapan kau ceraikan aku sebagai wanitamu?"
tiba-tiba ketermanguanku tertampar
tiba-tiba ketermanguanku tertampar
sebuah tanya yang melintas di benakku
Sang malam pun menyahut
dengan nada superduper lembut
"aku tak bermaksud menceraikanmu
"aku tak bermaksud menceraikanmu
duhai wanitaku
namun,
ku hanya berimu
kejapan waktu
agar kau bisa me-refresh hatimu
berharap belantara otakmu
kembali subur, menghijau
setelah sekian waktu
didera kemarau"
Mendengar lembut jawabnya itu
galau-risau yang menghampar
di relung jiwa
perlahan memudar
lalu menyirna
Ciputat, 30 November 2010 (23.31 WIB)
Created By: Em Je
Tidak ada komentar:
Posting Komentar